Selasa, 13 Juni 2017

Managing Employes

Managing Employes

Sebuah perusahaan kinerjanya sangat dipengaruhi oleh para karyawannnya, maka dari itu para manajer harus dapat mengambil tindakan-tindakan untuk memastikan bahwa pekerjanya yang sudah bekerja dengan baik termotivasi untuk bekerja lebih baik lagi.  Motivasi seorang karyawan, dipengaruhi oleh kepuasan kerja, atau suatu cara pengukuran pada kepuasan karyawan di dalam melakukan pekerjaannya.

Dari gambar disamping dapat diketaui teori hirarki  kebutuhan Maslow merupakan phsiologi Need, dimana persyaratan paling mendasar untuk mempetahankan hidup. Selanjutnya kebutuhan rasa aman yang artinya keamanan dalam pekerjaan dan kondisi kerja, dan kebutuhan sosial untuk menjadi anggota kelompok, serta kebutuhan akan penghargaan merupakam kebutuhan suatu kebutuhan untuk dihormati, wibawa, dab pengakuan dan terakhir tingkat tertinggi yaitu pengawasan diri.    (afheralolipop, 2015)

v  Penelitian Kepuasan Pekerjaan Herzberg
Pada tahun 1950-an, Frederick Herzberg melaakukan survei pada dua ratus akuntan dan ahli teknik tentang kepuasan pekerjaan.
a)      Teori Z (1980-an)
Teori yang didasarkan pada gaya dan budaya Jepang yang mengizinkan karyawannya untuk berperan serta dalam pengambilan keputusas.
b)     Teori Penghargaan (Expectancy Teori)
Menganjurkan bahwa usaha seornag karyawan dipengaruhi oleh hasil yang diharapkan (Penghargaan) atas usahas tersebut.

c)      Teori Ekuitas (Equity Theory)
Adalah motivasi yang menganjurkan bahwa kompensasi haruslah adil, atua sesuai dengan proporsi kontribusi setiap karyawan.
d)     Teori Pemaksaan (Reinforced Theory)
Menganjurkan bahwa pemaksaan dapat mengendalikan perilaku
BAGAIMANA PERUSAHAAN BISA MENINGKATKAN KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI
Banyak teori motivasi yang menyarankan bahwa perusahaan bisa memotivasi karyawan untuk bekerja dengan baik dengan memastikan kepuasan kerja. Di dunia nyata, kunci yang mempengaruhi kepuasan kerja adalah uang, keamanan, jadwal kerja, dan pengembangan lain  di dalam suatu pekerjaan. Untuk memotivasi karyawan, perusahan menjalankan program kesejahteraan kerja, atau program yang dibuat untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Berikut ini adalah beberapa program kesejahteraaan kerja yang populer:
§  Memberikan kompensasi kerja
Kompensasi untuk pencapaian target bisnis, Kompensasi untuk pencapaian target spesifik karyawan, Memberikan imbalan pada suatu pencapaian target karyawan dan memberikan kesempatan pada karyawan untuk memberikan usul program kompensasi.
§  Keamanan Kerja
Karyawan yang sudah memiliki rasa aman dalam bekerja, bisa termotivasi untuk bekerja dengan baik. Mereka bisa menjadi tidak terganggu saat bekerja karena khawatir dengan keamanan kerja di dalam perusahaan itu sendiri.
§  Jadwal Kerja yang Fleksibel
Pemadatan Waktu Kerja dan Pembagian Kerja dimana dua atau lebih karyawan akan berbagi jadwal kerja tertentu.
§  Program Pengembangan Karyawan
Program peningkatan tanggung jawab karyawan Adalah program untuk mengembangkan dan memperluas pekerjaan yang dibebankan pada karyawannya dan Rotasi Kerja program yang memperbolehkan satu rangkaian karyawan untuk secara periodik menggilir pekerjaannya serta Program pengambilan keputusan dengan melibatkan karyawan Pemberian wewenang adalah Memberikan wewenang kepada karyawan untuk mengambil lebih banyak keputusan. (Madura, 2007).

DAFTAR PUSTAKA

afheralolipop. (2015, desember). Retrieved from http://afheralolipop.blogspot.co.id/2015/12/normal-0-false-false-false-en-us-x none_68.html diakses pada 02 Desember 2016 pukul 19:57 WIB
Madura, J. (2007). Introduction to Business, Fourth Edition. Retrieved from Ebook. introduction to business, foutht edition, jeff madura.adobe reader diakses pada 02 Desember 2016 pukul 19:57 WIB


Minggu, 11 Juni 2017

Ekonomi dan Nilai Perusahaan

Faktor yang mempengaruhi kondisi sebuah negara yaitu pertumbuhan ekonomi, tingkat suku bunga dan inflasi, dimana kita ketahui bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan perubahan dalam tingkat umum dari aktivitas ekonomi. Pertumbuhan ekonomi juga mempengaruhi sebuah perusahaan yang artinya jika pertumbuhan ekonominya baik, maka akan meningkatkan permintaan produk perusahaan dan sebaliknya, Pertumbuhan ekonomi yang lambat mengakibatkan permintaan barang dan jasa lambat juga, yang dapat mengurangi penerimaan atau pendapatan produk sebuah perusahaan. Ketika pertumbuhan ekonomi suatu negara lebih tingi dari yang biasanya, maka tingkat pekerja negara itupun relatif tinggi. Karena permintaan barang dan jasa tinggi, perusahaan barang dan jasa penerimaannya juga tinggi.

Tingkat suku bunga merupakan biaya atas pengadaan dana pinjaman, tingkat suku bunga mempengaruhi permintaan produk perusahaan dan beban perusahaan. Apabila perusahan membayar beban rendah, maka akan mendapatkan keuntungan perusahaan dalam mnentukn harga,secara tidak langsung harga rendah akan mengakibatkan permintaan produk meningkat, dan dilihat dari realita kehidupan saat ini, masyarakat mencari suku bunga yang rendah.
Inflasi Adalah peningkatan tingkat harga umum dari barang dan jasa dalam priode waktu tertentu. Atau tingkat harga keseluruhan. Inflasi hanya mempengaruhi beban perusahaan, karena naiknya biaya barang pasokan dan bahan baku serta mempengaruhi gaji atau upah. Inflasi bahan baku naik otomatis untuk bahan produksinya naik juga.


Dari kondisi sebuah negara tersebut dan dari ke 3 faktor yang mempengaruhi sebuah perusahaan akan pendapatan bersih dimana pendapatan bersih ada, ketika dari ke 3 faktor tadi yang menghasilkan pendapan dengan beban, dan pendapatan dikurangi dengan beban akan menghasilkan laba bersih atau perolehan perusahaan yang akan berdampak pada nilai sebuah perusahaan tersebut.

Mengembangkan Persaingan

MENJELASKAN MENGEMBANGKAN PERSAINGAN
v  Mengembangkan persaingan
Suatu perusahaan yang sudah mengenali dan menilai pesaingnya juga harus mencari cara untuk meningkatkan atau sedikitnya mempertahankan pangsa pasar. Karakteristik berikut ini dapat menciptakan 3 keunggulan kompetitif bagi sebuah perusahaan :
a.       Biaya produksi rendah
Apabila sebuah perusahaan dapat memproduksi produk dengan kualitas serupa dengan harga produksi lebih rendah, maka perusahaan dapat memasang harga produknya lebih rendah dibandingkan para pesaingnya. Sebagai contoh pada industri mebel, diasumsikan perusahaan dapat memproduksi mebel luar ruangan berkualitas tinggi dengan harga lebih murah daripada perusahaan lain di segmen pasar harga tinggi. Dengan mengenakan harga lebih rendah, perusahaan tersebut dapat mendapatkan pangsa pasar mebel luar ruangan harga tinggi. Beberapa perusahaan mencoba mencapai keunggulan harga ketika mereka tidak memiliki keunggulan dari biaya. Contoh, Seorang Pengusaha  mungkin mempertimbangkan membangun sebuah pompa bensin baru di daerah tersebut dengan harga lebih rendah sebagai keunggulan kompetitifnya. Akan tetapi, pompa bensin yang sudah ada mungkin merendahkan harganya sebagai respons dari pesaing baru.


b.      Kualitas Lebih Baik
Apabila sebuah perusahaan dapat menghasilkan produk dengan kualitas lebih baik tanpa mengenakan biaya berlebihan, perusahaan tersebut memiliki keunggulan persaingan dibandingkan pesaing lain dalam kelompok harga yang sama.  Contoh, dalam batik, perusahaan dinilai menghasilkan batik dengan kualitas  lebih tinggi dibandingkan perusahaan lain. Jika batiknya berharga sama dengan yang lain dalam segmen batik berharga rendah. Berbagai karakteristik dapat menyebabkan produk berkualitas lebih tinggi. Mungkin karena lebih mudah digunakan, atau pelayanan yang lebih baik. Karakteristik khusus menentukan suatu produk menjadi lebih berkualitas. Untuk makanan ringan diukur rasanya enak atau tidaknya suatu makanan tersebut.
c.       Diferensiasi Produk
Perusahaan umumnya mencoba mengenali kebutuhan khusus pelanggannya agar dapat membedakan prodirknya (atau jasa) untuk memuaskan kebutuhan. sebuah perusahaan memberikan pelayanan yang berbeda dengan perusahaan lainnya dalam segi pelayanannya, Jarang sekali terdapat produk yang dapat melayani semua pelanggan. sebab pelanggan menginginkan keistimewaan berbeda dari produk yang diberikan. Setelah memiliki merek, maka kita membutuhkan sebuah faktor pembeda dengan bisnis lain. Perbedaan antara produk kita dengan produk orang lain. Apa yang bisa kita unggulkan dari produk kita, entah harganya yang lebih murah, kualitas yang terjamin, layanan tambahan, dan lain-lain. Karena bagi masyarakat, mereka akan memilih produk yang memiliki kualitas yang terbaik dengan harga yang bisa mereka jangkau. Kita harus memilikinya dalam produk atau jasa kita. Pelayanan apa yang bisa kita berikan kepada masyarakat yang bisnis lainnya tidak bisa berikan.  Contoh, beberapa lensa kontak dibuat bagi pemakai permanen. Lensa lain harus dibersihkan setiap hari sebab beberapa pelanggan tidak dapat mernakai lensa secara permanen. Jenis lensa ketiga adalah lensa sekali pakai yang diperuntukkan bagi pelanggan yang tidak dapat menjaga kebersihan dan sering membutuhkan lensa baru.


Contoh :
1. Nike vs  Adidas
Kedua perusahan ini bersaing ketat dan menguasai sebagian besar produk-produk perlengkapan olahraga sehingga menyebabkan perusahan lain seperti umbro, puma, joma, lotto dll. hanya sebagai pelengkap saja.
Adidas adalah perusahaan asal jerman, Selama lebih dari 80 tahun lamanya grup Adidas telah menjadi bagian dari dunia olahraga di segala bidangnya dengan menawarkan sepatu, pakaian serta beragam aksesori pelengkap olahraga. 

Nike adalah merupakan salah satu perusahaan sepatu, pakaian dan alat-alat olahraga Amerika Serikat dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Dan uniknya lagi, dalam olahraga terpopuler seperti sepak bola kedua perusaan ini kerap menjadi sponsor utama tim-tim yang menjadi musuh bebuyutan seperti di spanyol adidas bersama Real Madrid dan Nike bersama Barcelona, di Italy adidas bersama AC Milan dan Nike dengan Inter Milan, di Inggris ada MU dengan Nike dan Chelsea dengan Adidasnya.

Gantt Chart

Gantt Chart ini sejenis grafik batang, dimana fungsi dari Gantt Chart ini digunakan untuk menunjukan tugas-tugas pada sebuah proyek serta jadwal dan waktu pelaksanaanya, seperti waktu dimulainya tugas tersebut dan juga batas waktu yang digunakan untuk menyelesaikan tugas yang bersangkutan, jadi orang atau suatu departemen yang ditugaskan untuk menyelesaikan tugas suatu proyek juga harus dituliskan atau ditampilkan dalam Gantt Chart.


Dan Gantt Chart merupakan suatu alat yang sangat memberikan manfaat yang banyak dalam merencanakan penjadwalan dan mengelola suatu kegiatan kepada suatu proyek, mengkomunikasikan kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan dan juga status pelaksanaanya. Serta dalam Gantt Chart juga dapat dilihat urutan kegiatan ataupun tugas yang harus dilakukan berdasarkan prioritas waktu yang ditentukan. Gantt Chart tidak bisa secara eksplisit menunjukkan keterkaitan antar aktivitas dan bagaiman satu aktivitas berakibat pada aktivitas lain bila waktunya terlambat atau dipercepat, sehingga perlu dilakukan modifikasi terhadap Gantt Chart.

BCG MATRIKS

BCG MATRIKS
Model BCG dikenal sebagai alat manajemen portofolio yang digunakan dalam teori siklus produk (product life cycle). Model BCG sering digunakan untuk memprioritaskan produk mana dalam bauran produk perusahaan yang mendapatkan lebih banyak dana dan perhatian. Model BCG didasarkan pada klasifikasi produk (dan secara implisit juga unit bisnis perusahaan) dalam empat kategori berdasarkan kombinasi dari pertumbuhan pasar (market growth) dan pangsa pasar relatif (relative market share) terhadap pesaing terbesar (highest competitor).
MODEL MATRIKS BCG YANG SUDAH DIMODIFIKASI:
Question marks
·         Question marks adalah produk di pasar berkembang, tetapi memiliki pangsa pasar rendah. Question marks pada dasarnya adalah produk-produk baru, di mana pembeli belum menemukan produk-produk baru tersebut. Strategi pemasaran adalah untuk membuat pasar menggunakan produk ini. Question marks memiliki tingkat permintaan yang tinggi (high demands) dan tingkat pengembalian yang rendah (low returns) karena pangsa pasar yang rendah (low market share) dan Produk-produk ini perlu meningkatkan pangsa pasar dengan cepat atau produk-produk ini akan menjadi dogs.


2. Stars
·         Stars adalah produk yang memiliki pangsa pasar tinggi di pasar berkembang, Stars adalah pemimpin dalam unit bisnis namun masih perlu banyak dukungan untuk promosi dan penempatan dan Apabila pangsa pasar dijaga, stars cenderung tumbuh menjadi cash cows.

3. Cash Cows
·         Cash cows adalah produk yang berada pada posisi pangsa pasar tinggi di pasar yang dewasa (mature market), Apabila keunggulan kompetitif telah dicapai, cash cows memiliki margin keuntungan yang tinggi dan menghasilkan banyak aliran kas, Karena pertumbuhan rendah (low growth), promosi dan penempatan investasi juga rendah, Investasi ke infrastruktur pendukung dapat meningkatkan efisiensi dan meningkatkan aliran kas lebih dan Cash cows adalah produk-produk yang diperjuangkan oleh perusahaan.

4. Dogs
·         Dogs adalah produk yang berada pada posisi pangsa pasar rendah di pasar yang pertumbuhannya rendah serta Kondisi semacam ini harus dihindari dan diminimisasi.

HIGHT                                                                                                                                                                                                                                                                                   LOW
HIGHT                                                                     market share 


STARS

QUESTION MARKS

CASH COWS

DOGS


Anticipated
Growth Rate




LOW

 Produk yang pertumbuhannya tinggi, misalnya produk-produk baru yang mencoba untuk mendapatkan beberapa pasar. Butuh beberapa upaya dan sumber daya untuk memasarkannya, untuk membangun saluran distribusi, dan untuk membangun infrastruktur penjualan, tetapi ini adalah produk yang diharapkan dapat membawa emas di masa yang akan datang. Contoh dari produk ini adalah iPad. Produk yang pertumbuhannya rendah, misalnya produk yang sudah dikenal pasar. Karakteristik dari produk ini tidak banyak berubah, pelanggan tahu apa yang mereka peroleh, dan harga tidak banyak berubah. Produk ini hanya memiliki anggaran terbatas untuk pemasaran, diumpamakan sapi perah yang membawa aliran uang tunai secara konstan. Contoh dari produk ini adalah pasta gigi Colgate. Dan keterbatasan model Matriks ini yaitu dilihat dari masalah pertama adalah bagaimana kita mendefinisikan pasar dan bagaimana kita mendapatkan tentang pangsa pasar, sebuah pangsa pasar yang tinggi tidak selalu menyebabkan profitabilitas setiap saat. Saham yang rendah dapat juga menguntungkan, model tidak mencerminkan tingkat pertumbuhan pasar secara keseluruhandan model ini mengabaikan efek sinergi antara unit bisnis serta pertumbuhan bukan satu-satunya indikator untuk daya tarik pasar. (Boston-Consulting-Group-BCG-Matrix, 2014)

Jadi dapat disimpulkan bahwa  Matrik BCG ini hanyalahsalah satu alat pembantu keputusan yang dapat digunakan oleh organisasi terhap potensi keuntungan masyarakat.  Dan Matriks ini dapat juga di aplikasikan dalam analisis strategi pemerintahan, serta matriks ini juga merupakan perencanaan portofolio yang paling terkenal dan sederhana, dan banyak lembaga-lembaga atau perusahaan menggunakan matriks ini dengan produk beraneka ragam, tujuan dari matriks BCG ini menngetahui produk manakah yang layak mendapat perhatian dan dukungan dana agar produk tersebut bisa bertahan dalam jangka panjang.

DAFTAR PUSTAKA

Boston-Consulting-Group-BCG-Matrix. (2014, 09). Retrieved from http://www.rikunjacques.com/2014/09/Boston-Consulting-Group-BCG-Matrix.html diakses pada 02 Desember 2016 pukul 13:00 WIB


Personal Selling

Personal Selling
Personal Selling atau Penjualan Pribadi merupakan interaksi langsung dengan satu calon pembeli atau lebih guna melakukan presentasi, menjawab pertanyaan, dan menerima pesanan.
Pengertian lain dari personal selling adalah presentasi penjualan pribadi yang digunakan untuk memengaruhi satu atau lebih konsumen. Hal ini membutuhkan usaha pribadi untuk memengaruhi permintaan konsumen untuk produk.
Personal selling dapat juga digunakan untuk macam – macam tujuan, misalnya untuk menimbulkan minat pada calon pembeli, menimbulkan preferensi terhadap barang tertentu, mengadakan transaksi jual beli dan sebagainya. Sebagai komponen “promotional mix”, personal selling memungkinkan penjual untuk:
a.       Mengadakan hubungan langsung dengan calon pembeli, sehingga dapat mengamati dari dekat karateristik dan kebutuhan calon pembeli.
b.       Membina berbagai macam hubungan dengan pembeli, mulai dari hubungan perdagangan hingga hubungan persahabatan yang erat. Dalam banyak hal, penjual bersikap mengalah terhadap pembeli, ia harus menggunakan segenap kemampuannya untuk merayu calon pembeli. Tetapi ada kalanya untuk mendapatkan “order” penjual mengadakan tekanan atau melakukan tindakan – tindakan yang dapat merugikan pembeli. Namun pada umumnya, penjual berusaha menjaga hubungan baik dengan para langganannya.
c.       Mendapat tanggapan dari calon pembeli. Berbeda dari pengiklanan,personal selling menyebabkan pembeli potensial merasa sulit untuk tidak memperhatikan apa yang dikatakan penjual.
Ø  Cara-cara Melakukan Personal Selling
a.       Secara Retail
       Secara retail biasanya kurang menantang karena ditujukan terutama kepada konsumen yang telah memasuki toko dengan rencana untuk membeli. Banyak tenaga penjual di toko-toko ritel tidak mendapatkan komisi dan dengan demikian mungkin kurang termotivasi untuk membuat penjualan dari tenaga penjual lainnya.

b.       Secara Industri
       Jual secara industri melibatkan menjual perlengkapan atau produk untuk perusahaan. Tenaga penjualan dalam kapasitas ini biasanya dibayar gaji ditambah komisi. Volume penjualan industri yang dicapai oleh seorang tenaga penjualan sangat dipengaruhi oleh upaya promosi orang itu.

c.       Secara Individual
       Jual secara individual melibatkan menjual langsung kepada konsumen individu. Beberapa penjual asuransi dan perencana finansial. Tugas mereka adalah sangat menantang jika mereka tidak mewakili perusahaan terkenal, karena mereka harus membuktikan kredibilitas mereka. Tenaga penjualan yang menjual secara industri atau individu umumnya melakukan langkah-langkah berikut:
·         Mengidentifikasi target pasar.
·         Hubungi pelanggan potensial.           
·         Membuat presentasi penjualan.
·         Menjawab pertanyaan.
·         Menutup penjualan.

·         Menindaklanjuti.

Sabtu, 10 Juni 2017

Pengertian Manajemen SDM

Pengertian Manajemen SDM


Secara Makro

Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan keseluruhan potensi tenaga kerja yang terdapat di dalam suatu negara/daerah sehingga dapat menggambarkan jumlah angkatn kerja dari suatu negara/daerah

Secara Mikro

Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan segolongan masyarakat yang memenuhi kebutuhan hidunya dengan bekerja pada suatu unit kerja/organisasi tertentu baik pemerintah maupun swasta.

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia menurut Beberapa Ahli

·         Edwin B. Flippo
                “Personnel Management is the planning, organizing, directing, and controlling of the procurement, development, compensation, integration, maintenance, and separation of human resources to the end that indivedual, organizational and societal objectives are accomplised”.
→ Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dari pada pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian, pemeliharaan dan pemisahaan sumber daya manusia ke suatu titik akhir dimana tujuan-tujuan perorangan, organisasi dan masyarakat terpenuhi.
          Andrew F. Sikula
                “Personnel Management is the recruitment, selection, placement, indoctrination, training and development of human resources by and within an enterprise”.
→Manajemen Sumber Daya Manusia adalah proses penarikan, penyeleksian, penempatan, indoktrinasi, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia oleh dan di dalam suatu perusahaan.
          Wayne F. Cascio/Elias M. Awad
                “Human Resources management is the attraction, selection, retention, development and utilization of human resources in order to achieve both individual and organizational objectives”.
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah penarikan, seleksi, penerimaan, pengembangan dan pemanfaatan sumber daya manusia dalam rangka pencapaian tujuan baik individu maupun organisasi

Fungsi-fungsi pokok MSDM=Fungsi Manajemen :

           Fungsi Perencanaan → Melaksanakan tugas dalam perencanaan kebutuhan, pengadaan, pengembangan dan pemeliharaan SDM.
           Fungsi Pengorganisasian → Menyusun suatu organisasi dengan mendisain struktur dan hubungan antara tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh tenaga kerja dipersiapkan.
           Fungsi Pengarahan → Menberikan dorongan untuk menciptakan kemauan kerja yang dilaksanakan secara efektif dan efisien
          Fungsi Pengendalian → Melakukan pengukuran-pengukuran antara kegiatan yang dilakukan dengan standard-standard yang telah ditetapkan khususnya di bidang tenaga kerja.

Fungsi-fungsi Operasional Manajemen Sumber Daya Manusia

  1. Pengadaan (Procurement)
  2. Pengembangan (Development)
  3. Pemeliharaan (Maintenance)
Pengadaan SDM, dilakukan dengan tujuan untuk menentukan dan memenuhi kebutuhan akan sumber daya manusia, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Di dalamnya meliputi :
a.       Perencanaan Sumber Daya Manusia → penentuan kebutuhan tenaga kerja baik secara kuantitatif maupun kualitatif.
  1. b. Penarikan/perekrutan calon tenaga kerja (recruitment)→ menarik sebanyak mungkin calon-calon tenaga kerja yang memenuhi persyaratan yang dibutuhkan dari sumber-sumber tenaga kerja yang tersedia.
  2. c. Selesi (selection) → merupakan proses pemilihan tenaga kerja dari sejumlah calon tenaga kerja yang dikumpulkan melalui proses recruitment.
  3. d. Penempatan (placement) → penempatan tenaga kerja yang terpilih pada jabatan yang ditentukan.
  4. e. Pembekalan (orientation) → dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada tenaga kerja terpilih tentang deskripsi jabatan, kondisi kerja, dan peraturan organisasi.
Pengembangan (Development), bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan SDM yang telah dimiliki, sehingga tidak akan tertinggal oleh perkembangan organisasi serta ilmu pengetahuan dan teknologi.
                a. Pelatihan dan Pengembangan (Training         and Development).
                b. Pengembangan Karir (Career               Development).
Pemeliharaan (maintenance), bertujuan untuk memelihara keutuhan sumber daya manusia yang dimiliki. Wujudnya berupa rasa betah dan mempunyai kemauan untuk bekerja dengan sebaik-baiknya pada organisasi.
a.       Kompensasi Jabatan (job compensation)            →            usaha pemberian balas jasa atas prestasi                 yang telah diberikan oleh tenaga kerja.


b.       Integrasi (integration) → menciptakan kondisi                integrasi atau persamaan kepentingan antar     tenaga kerja dengan organisasi yang    menyangkut masalah motivasi,                 kepemimpinan, komunikasi, konflik dan            konselling.

TREN PERANG SAAT INI

Sifat dan karakteristik perang telah bergeser seiring dengan perkembangan teknologi. Kemungkinan terjadinya perang konvensioanal antar d...