Faktor
yang mempengaruhi kondisi sebuah negara yaitu pertumbuhan ekonomi, tingkat suku
bunga dan inflasi, dimana kita ketahui bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan perubahan
dalam tingkat umum dari aktivitas ekonomi. Pertumbuhan ekonomi juga
mempengaruhi sebuah perusahaan yang artinya jika pertumbuhan ekonominya baik,
maka akan meningkatkan permintaan produk perusahaan dan sebaliknya, Pertumbuhan
ekonomi yang lambat mengakibatkan permintaan barang dan jasa lambat juga, yang
dapat mengurangi penerimaan atau pendapatan produk sebuah perusahaan. Ketika
pertumbuhan ekonomi suatu negara lebih tingi dari yang biasanya, maka tingkat
pekerja negara itupun relatif tinggi. Karena permintaan barang dan jasa tinggi,
perusahaan barang dan jasa penerimaannya juga tinggi.
Tingkat
suku bunga merupakan biaya atas pengadaan dana pinjaman, tingkat suku bunga
mempengaruhi permintaan produk perusahaan dan beban perusahaan. Apabila
perusahan membayar beban rendah, maka akan mendapatkan keuntungan perusahaan
dalam mnentukn harga,secara tidak langsung harga rendah akan mengakibatkan
permintaan produk meningkat, dan dilihat dari realita kehidupan saat ini, masyarakat
mencari suku bunga yang rendah.
Inflasi
Adalah peningkatan tingkat harga umum dari barang dan jasa dalam priode waktu
tertentu. Atau tingkat harga keseluruhan. Inflasi hanya mempengaruhi beban
perusahaan, karena naiknya biaya barang pasokan dan bahan baku serta
mempengaruhi gaji atau upah. Inflasi bahan baku naik otomatis untuk bahan
produksinya naik juga.
Dari
kondisi sebuah negara tersebut dan dari ke 3 faktor yang mempengaruhi sebuah
perusahaan akan pendapatan bersih dimana pendapatan bersih ada, ketika dari ke
3 faktor tadi yang menghasilkan pendapan dengan beban, dan pendapatan dikurangi
dengan beban akan menghasilkan laba bersih atau perolehan perusahaan yang akan
berdampak pada nilai sebuah perusahaan tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar