Sabtu, 12 Januari 2019

TREN PERANG SAAT INI


Sifat dan karakteristik perang telah bergeser seiring dengan perkembangan teknologi. Kemungkinan terjadinya perang konvensioanal antar dua negara dewasa ini semakin kecil. Namun, adanya tuntunan kepentingan kelompok telah menciptakan perang perang jenis baru, diantaranya perang asimetris, perang hibrida dan pernang proxy.

Perang Asimetris adalah perang antara belligerent atau pihak-pihak berperang yang kekuatan militernya sangat berbeda. Akibat adanya perbedaan besar dalam kekuatan militer itu, pihak yang lemah tentu tidak akan secara konvensional dan terang-terangan melakukan perlawanan kepada pihak lawannya, namun menggunakan Teknik-teknik baru yang diluar kebiasaan dan aturan yang berlaku untuk melemahkan kekuatan lawan. Setelah satu cara yang dilakukan melalui reknik grilya.

Perang hibrida atau kombinasi merupakan perang yang menggabungkan teknik perang konvensioanl, perang asimetris dan perang informasi untuk mendapatkan kemenangan atas pihak lawan. Pada saat kondisi kuat, maka perang konvensional dilakukan untuk mengalahkan  pihak lawa, maka berbagai cara lain dilakukan untuk melemahkan pihak musuh. Berbagai cara tersebut dapat berupa penyebaran informasi yang menjatuhkan citra dan kewibawaan musuh, menyelanggarakan back campaign terhadap musuh, atau penyusupan ke dalam  pihak lawan yang kesemauannya bertujuan akhir untuk menghancurkan kekuaan musuh.
Sedangkan perang proxy atau proxy war adalah sebuah konfrontasi antara dua kekuatan besar dengan menggunkan pemain pengganti untuk menghindari konfrontasi secara langsung dengan alas an untuk mengurangi resiko konflik langsung yang beresiko pada kehancuram fatal. Biasnya pihak ketiga yang bertindak sebagai pemain pengganti adalah negara kecil, namun kadang juga bisa actor non negara (non state actor)  yang dapat berupa LSM, ormas, kelompok masyarakat atau perorangan, singkatnya proxy war merukan kepanjang tangan dari suatu negara yang berupaya mendapatkan kepentingan strategis namun menghindari keterlibatan langsung suatu perang yang mahal dan berdarah.

Melalui proxy war  ini dapat dikenal dengan jelas siapa kawan dan siapa lawan karena musuh mengendalikan non state actor dari jauh. Negara musuh akan membiayai semu kebutuhan yang diperlakukansegala sesuatu yang diinginkan penyandang dana uutuk memecah belah kekuatan negara yang menjadi sarannya. Bagaiman dengan Indonesia saat ini ?

Sumber : Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

KEARIFAN LOKAL INDONESIA

Nilai-nilai asli Indonesia terbukti mampu mengakomodir semua kepentingan kelompok menjadi perpaduan yang serasi dan harmonis. Nilai-nilai tersebut merupakan kearifan lokal yang dapat membawa Indonesia ke puncak kejayaan, diantaranya semangat gotong royong, tolong menolong, kemajemukan, dan budi pekerti.

Gotong royong merupakan kearifan lokal bangsa Indonesia sejak nenek moyang kita. Sebagai contoh, apabila di suatu masyarakat di daerah pegunungan merasa adanya kerawanan tanah longsor atau banjir, maka seluruh warga akan bekerja bersama-sama mengerjakan pekerjaan terasering untuk menghindari bencana tersebut tanpa mengharapkan upah atau imbalan, namu semata-mata agar tidak ada warga yang menjadi korban bencana alam.

Semangat tolong menolong ditunjukan ketika salah satu warga yang memiliki hajat, entah itu perkawinan atau pindah rumah, maka seluruh warga tanpa diperintah akan menyukseskan hajat tersebut. Jiwa kemajemukan sangat dihadapkan pada pekerjaan bersama, tak seorang pun warga yang memandang latar belakang suku, agama, ras atau golongan. Mereka melebur diri untuk kepentingan bersama dan memelihara keharmonisan umum.

Sedangkan budi pekerti merupakan ajarana hidup yang diturunkan oleh nenek moyang bangsa Indonesia agar selalu menghormati dan menghargai orang lain, serta memperlakukan orang lain seperti memperlakukan diri sendiri. Menghindari sikap sombong, angkuh atau pun sikap yang lain yang dapat menimbulkan perselisihan. Peajaran budi pekerti yang dulu kenaikan kelas mensyaraktkan nilai pelajaran Pendidikan Moral Pancasila diatas 7, saat ini tidak demikian.

TREN PERANG SAAT INI

Sifat dan karakteristik perang telah bergeser seiring dengan perkembangan teknologi. Kemungkinan terjadinya perang konvensioanal antar d...