Sabtu, 12 Januari 2019

KEARIFAN LOKAL INDONESIA

Nilai-nilai asli Indonesia terbukti mampu mengakomodir semua kepentingan kelompok menjadi perpaduan yang serasi dan harmonis. Nilai-nilai tersebut merupakan kearifan lokal yang dapat membawa Indonesia ke puncak kejayaan, diantaranya semangat gotong royong, tolong menolong, kemajemukan, dan budi pekerti.

Gotong royong merupakan kearifan lokal bangsa Indonesia sejak nenek moyang kita. Sebagai contoh, apabila di suatu masyarakat di daerah pegunungan merasa adanya kerawanan tanah longsor atau banjir, maka seluruh warga akan bekerja bersama-sama mengerjakan pekerjaan terasering untuk menghindari bencana tersebut tanpa mengharapkan upah atau imbalan, namu semata-mata agar tidak ada warga yang menjadi korban bencana alam.

Semangat tolong menolong ditunjukan ketika salah satu warga yang memiliki hajat, entah itu perkawinan atau pindah rumah, maka seluruh warga tanpa diperintah akan menyukseskan hajat tersebut. Jiwa kemajemukan sangat dihadapkan pada pekerjaan bersama, tak seorang pun warga yang memandang latar belakang suku, agama, ras atau golongan. Mereka melebur diri untuk kepentingan bersama dan memelihara keharmonisan umum.

Sedangkan budi pekerti merupakan ajarana hidup yang diturunkan oleh nenek moyang bangsa Indonesia agar selalu menghormati dan menghargai orang lain, serta memperlakukan orang lain seperti memperlakukan diri sendiri. Menghindari sikap sombong, angkuh atau pun sikap yang lain yang dapat menimbulkan perselisihan. Peajaran budi pekerti yang dulu kenaikan kelas mensyaraktkan nilai pelajaran Pendidikan Moral Pancasila diatas 7, saat ini tidak demikian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TREN PERANG SAAT INI

Sifat dan karakteristik perang telah bergeser seiring dengan perkembangan teknologi. Kemungkinan terjadinya perang konvensioanal antar d...